Panduan Cara Membuat Visa Jepang Sendiri

Panduan Cara Membuat Visa Jepang Sendiri

Cutimulu.com – Bingung cara membuat Visa Jepang sendiri? Jepang adalah salah satu negara tujuan favorit di Asia. Banyak orang-orang Indonesia yang suka mengunjungi Negeri Sakura ini. Sayangnya tidak seperti asean, pemegang passport Indonesia harus mendaftar visa Jepang terlebih dulu agar bisa memasuki wilayah Jepang.

Pun akan lebih mudah lagi untuk orang Indonesia yang mempunyai E-passport. Mereka bisa mendaftar bebas visa ke Jepang dengan mendaftarkan E-passport Indonesia ke Kedutaan Besar Jepang. Ada banyak sekali cara mudah membuat visa Jepang, seperti melalui agensi atau juga bisa dilakukan sendiri.

Karena memang mendaftar visa jepang atau mendaftar stiker bebas visa jepang untuk E-passport itu sebenarnya tidaklah sulit. Pertama-tama kalian harus tahu jenis-jenis visa yang ada untuk warga negara Indonesia.

Panduan Cara Membuat Visa Jepang Sendiri

Mau tahu bagaimana mudahnya membuat visa Jepang sendiri?

Jenis-jenis visa Jepang yang bisa diambil oleh orang Indonesia:

  1. Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Kunjungan Keluarga.
  2. Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Kunjungan Keluarga (apabila pengundang adalah WN Jepang yuang berdomisili di Indonesia).
  3. Visa Kunjungan Sementara untuk Kunjungan Teman.
  4. Visa Kunjungan Sementara untuk Kunjungan Wisata dengan Biaya Sendiri.
  5. Visa Kunjungan Sementara Berkali-kali (Wisata).
  6. Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Bisnis.
  7. Visa Khusus (Visa Pelajar/Bekerja/Pelatihan/Menetap dalam jangka waktu tertentu).
  8. Visa Transit
  9. Visa Single Entry untuk tujuan group tour bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang diselenggarakan oleh Travel Agent yang ditunjuk.

Panduan Cara Membuat Visa Jepang Sendiri

Karena kebanyakan traveler dari Indonesia pergi ke Jepang dengan visa kunjungan sementara untuk berlibur, maka visa yang akan dipakai adalah jenis “Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata dengan Biaya Sendiri”. Untuk pengajuan visa ini yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut:

  • Paspor yang masih berlaku, kalau bisa masih berlaku lebih dari 6 bulan.
  • Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm, harus diamil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, harus jelas dan tidak buram).
  • Foto kopi KTP(atau Surat Keterangan Domisili).
  • Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila pencari visa masih mahasiswa)
  • Bukti pemesanan atau booking tiket pesawat (dokumen ini harus dapat membuktikan tanggal masuk – keluar Jepang).
  • Jadwal perjalanan, buat yang basic saja seperti mau ke kota apa saja, beserta tanggal dan detailnya, (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang).
  • Fotokopi Dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dan lain-lain (Ini akan diperlukan apabila pemohon visa Jepang lebih dari satu).
  • Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan. Apabila pihak pemohon yang bertanggung jawab atas biaya. Dalam hal ini bisa berupa fotokopi bukti keuangan seperti rekening koran ataupun buku tabungan. Minimal 3 bulan terakhir (apabila penanggung jawab biaya perjalanan ke Jepang bukan pemohon. Misalnya penanggung jawab biaya adalah ayah atau ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya perjalanan). Mengenai berapa jumlah rekening yang harus ada di tabungan normalnya adalah IDR 1.000.000 per/hari kalikan masa tinggal di Jepang.
  • Biaya visa hanya dapat dibayar dengan uang tunai. Pihak kedutaan dan konsulat Jepang di Indonesia tidak menerima pembayaran dengan Debit maupun Kartu Kredit.

Pastikan dokumen yang diperlukan diatas sudah disusun sesuai urutan dari atas ke bawah sebelum diserahkan ke loket pendaftaran. Untuk biaya pendaftaran visa sendiri adalah sebagai berikut:

  1. Visa Single Entry: Rp 370.000,-
  2. Visa Multiple Entry: Rp 740.000,-
  3. Visa Transit: Rp 90.000,-

Pengajuan Visa Jepang tidak akan diterima, apabila seluruh atau sebagian persyaratan tidak bisa dipenuhi (eg: kurang lengkap atau tidak ada). Namun apabila dokumen sudah diproses dan diperlukan dokumen pendukung lainnya, pemohon visa akan dihubungi lagi. Yang paling penting, pengajuan visa Jepang hanya akan diproses sesuai dengan wilayah yurisdiksi masing-masing dan proses pembuatan visa minimal akan memakan waktu sekitar 4 hari kerja.

Panduan Cara Membuat Visa Jepang Sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *