10 Tips Menjadi Tour Guide Pariwisata

10 Tips Menjadi Tour Guide Pariwisata

Cutimulu РJika anda mempunyai kapabilitas untuk menjadi seorang tour guide di bidang pariwisata, maka ini bisa dijadikan sebagai pekerjaan sampingan yang cukup baik penghasilannya. Ada beberapa tips dan cara yang perlu diperhatikan untuk menjadi seorang tour guide pariwisata dimanapun anda berada.

Bisa saja anda menjadi pemandu wisata di negara yang banyak orang Indonesia yang ingin berlibur di negara tujuan yang anda tinggal misalnya Jepang, Eropa, Australia, New Zealand, Korea Selatan dan lain sebagainya. Jadi peluang sebagai tour guide atau pemandu wisata ini sangatlah menjanjikan bahkan jika sudah menjadi profesi. Apa saja tips untuk menjadi seorang tour guide pariwisata? Berikut ini poin-poin penting yang perlu diperhatikan:

  • Customer adalah Raja

10 Tips Menjadi Tour Guide Pariwisata

Prinsip ini berlaku dibidang jasa apapun termasuk seorang tour guide. Jemput customer mulai dari pintu kedatangan. Biasanya mereka akan sangat senang jika dijemput di bandara sebagai repect hormat kepada mereka. Buatlah sedikit tulisan di kertas yang menyebutkan rombongan atau nama Customer yang anda lakukan untuk kerjasama. Biasanya mereka akan menghampiri anda setelah melihat nama yang tertera di kertas yang bertuliskan nama mereka.

  • Perhatikan Waktu Kerja

Sebelum deal dengan para customer, anda harus dapat menentukan jam kerja tour guide. Apakah full time atau hanya sebagai penunjuk jalan saja. Ini perlu dibicarakan agar tidak terjadi kesalahpahaman pada saat kunjungan wisata. Sebenarnya customer akan mendiskusikan waktu yang akan mereka habiskan bersama anda agar liburan mereka ini menjadi lebih berkesan dan tidak terlupakan.

  • Buatlah Itinerary Acara

Biasanya customer akan memberikan itinerarynya kepada tour guide untuk glocal acara liburan mereka. Biasanya mereka akan menyebutkan lokasi yang akan mereka tuju berdasarkan waktu dan jamnya. Seorang tour guide akan memberikan rekomendasi pada customer jadwal terbaik untuk efektifitas jadwal kunjungan wisata di negara tujuan. Jika anda seorang tour guide harus mampu memberikan sedikit gambaran penting karena anda sangat mengetahui seluk beluk lokasi tujuan wisata tadi. Biasanya customer akan percaya dengan informasi yang anda berikan, dan mereka akan bertanya-tanya serba-serbi lokasi wisata tersebut. Jadi persiapkan penjelasan yang baik dan mudah dimengerti sehingga customer mengetahui detail aslinya.

  • Menggunakan Transportasi Pribadi atau Umum

Biasanya transportasi untuk berkunjung ke lokasi ada dua jenis yaitu transportasi umum publik atau transportasi pribadi. Untuk transportasi publik biasanya untuk negara yang telah baik transportasi umumnya seperti bus atau MRT tidaklah menjadi masalah. Untuk negara Indonesia masih ada keterbatasan dalam transportasi publik maka rekomendasi yang terbaik adalah menggunakan moda transportasi pribadi seperti bus pariwisata atau mobil minibus. Jika di negara yang cukup baik transportasinya, lebih baik menggunakan transportasi umum. Poin terpenting disini adalah jika kunjungan wisata yang ada di Indonesia membutuhkan moda transportasi yang aman dan nyaman seperti minibus pribadi atau bus pariwisata. Kesepakatan ini harus dibicarakan juga dengan customer dengan anda sebagai tour guide.

  • Biaya Kerjasama dengan Seorang Tour Guide

Jika diluar negeri biaya seorang tour guide sangatlah bervariasi, jika profesional dengan jumlah anggota yang ikut lebih banyak tentu tarifnya mengikuti standar dari negara tujuan. Jika anda seorang tour guide membawa orang Indonesia, sedangkan anda juga dari Indonesia hanya ada kesepakatan kedua belah pihak saja setelah memperhitungkan standar disana. Biasanya tarif dimulai dari anda sendiri dan customer biasanya akan menghitung apakah biaya tersebut masuk dalam budget anggaran mereka. Biasanya mereka akan melakukan negosiasi dengan kerumitan jadwal kunjungan wisata yang mereka lakukan dengan budget yang anda tawarkan.

Jika di Indonesia biasanya harganya sehari penuh disesuaikan dengan itinarary kunjungan wisata. Round down acara dibuat oleh tour guide dengan kegiatan sehari penuh tersebut dan tour guide ini sudah menjadi dalam satu paket wisata pada tour dan travel yang mereka bikin seperti paket perjalanan. Anggota wisata disesuaikan dengan paket yang ditawarkan, sebagai contoh 10 orang dan maksimal 30 orang. Paket ini juga termasuk moda transportasi yang digunakan sehingga “All in One Packet”. Jadi mereka tidak memikirkan pernak-pernik kecil lainnya. Tetapi ada juga customer yang ingin kunjungan wisata keluarganya saja yang lebih private bisa saja dilakukan dengan pertimbangan kerahasiaan wisata atau lebih ke alam ranah privasi.

  • Food and Beverage

Selama diperjalanan pasti ada makan dan minuman menemani perjalanan wisata lebih hidup. Biasanya customer akan selalu mencoba kuliner negara tersebut dengan berbagai alasan seperti kalau belum cicip makanan asli belum sempurna liburan ini. Agak kurang sedikit tidak etis memang jika membicarakan food and beverage, selaku orang timur seperti Indonesia membicarakan hal ini ada rasa segan atau sedikit malu. Tetapi ini penting juga agar anda seorang tour guide yang telah ditunjuk sudah menjadi bagian anggota dari mereka. Kesepakatan ini dibuat sebelum kunjungan wisata dimulai.

  • Buatlah Perjanjian Tertulis

Untuk menjadikan kerjasama ini lebih terarah dan tidak ada pihak yang dirugikan sebaiknya ada perjanjian tertulis agar kesalahpahaman tidak terjadi. Pekerjaan seorang tour guide merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan jasa kepada customer dengan berbagai kendala dan hambatan  yang mungkin terjadi dilapangan. Hal ini harus dihindari, dispute terhindarkan dapat menjadi rekomendasi jasa anda dapat digunakan oleh seluruh networking dari customer anda kelak nantinya.

  • Performance Penampilan

Seorang tour guide harus memiliki penampilan yang baik, sopan dan terpelajar. Biasanya customer akan melihat personal information dari background anda. Mungkin saja mereka akan melakukan interview sedikit mengenai personality anda. Hanya tour guide yang bersih, rapi, sopan dan tidak merokok serta charming yang akan dipilih customer untuk membantu mereka pada kunjungan liburan nantinya. Jadi, jangan bergaya seperti preman, urakan serta bau badan akan mengurangi respect customer terhadap anda.

10 Tips Menjadi Tour Guide Pariwisata

  • Tepat Waktu

Customer akan sangat respect dengan tour guide yang tepat waktu. Ngare takan menjadikan mereka tidak senang bahkan menjadi perjalanan yang tidak menyenangkan nantinya. Kunjungan wisata yang dipandu oleh pemandu wisata sudah ada schedule yang tepat waktu agar itinerary keseluruh acara bisa berjalan dengan sempurna. Untuk yang suka ngaret, perlu perhatikan hal ini. Tepat waktu akan menentukan masa depan karir anda dibidang tour guide.

  • Sangat Memahami Lokasi Wisata

Seorang tour guide atau pemandu wisata harus memahami lokasi tujuan wisata. Anda harus mempunyai informasi yang cukup untuk menjelaskan kepada turis tentang cerita dibalik objek wisata yang anda kunjungi. Apabila anda hanya melongo saja, tidak ada informasi penting yang disampaikan maka anda akan menjadi tour guide yang tidak direkomendasikan oleh mereka. Apabila ada kerjaan sebagai tour guide anda harus membuat diari tersendiri untuk membuat sedikit tulisan menjelaskan informasi objek wisata yang akan dikunjungi sebelum mereka datang. Berikan waktu yang cukup bagi customer untuk mengambil foto, selfie dan welfie bersama anda.

  • Selesai Bertugas

Setelah tugas selesai tentu anda akan mengantarkan customer kembali sampai ke bandara. Apabila anda menjemput dimulai dari bandara maka anda akan mengantarkan mereka sampai ke bandara pula. Attitude seperti ini mencerminkan anda seorang tour guide yang profesional di bidang pemandu wisata dan tahu betul akan customer yang suka dengan cara seperti ini. Pada saat berpisah inilah anda bisa mengetahui kinerja anda selama menjadi pemandu wisata dengan mereka. Apakah mereka puas, sedang atau mengecewakan. Jangan sampai pekerjaan anda memberikan jasa seperti ini menjadi mimpi buruk, jadikan sebagai batu loncatan untuk mendapatkan pekerjaan lebih baik lagi dibidang pemandu wisata, siapa tau kelak anda mempunyai perusahaan tour dan travel kelak yang membutuhkan networking customer dari mereka. Perlu diingat anda jangan memikirkan tipping uang dari tamu anda. Jika anda hanya berharap dengan fokus uang kinerja anda tidak akan maksimal. Apabila tugas memandu wisata ini sudah membuat mereka senang dan puas makan tipping uang akan mengalr dengan sendirinya.

Itulah tips-tips penting yang perlu diperhatikan jika anda ingin menjadi seorang pemandu wisata atau tour guide, sudah fokus dan menjadikan kegiatan ini sebagai profesi. Setiap gerak-gerik adalah attitude, karakter harus friendly dan bahkan mencerminkan diri anda. Semoga ke-10 tips ini bisa memberikan sedikit sharing ilmu danb bermanfaat untuk karir anda dikemudian hari.

 

 

Post Your Comment Here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *